Jenis rescue dalam dunia penyelamatan hewan sangat beragam. Relawan rescue menangani hewan dalam kondisi darurat, kekerasan, hingga situasi ekstrem seperti bencana. Selain itu, setiap jenis rescue menggunakan prosedur dan pendekatan yang berbeda, sehingga relawan harus menyesuaikan tindakan mereka dengan kondisi lapangan. Oleh karena itu, memahami perbedaan jenis rescue membantu kita menghargai kerja keras para penyelamat hewan.
Apa Itu Rescue Hewan?
Rescue hewan berarti menyelamatkan hewan dari situasi berbahaya, kemudian memberikan perawatan dan tempat aman. Relawan biasanya mengevakuasi hewan, mengobati luka awal, dan menyalurkan hewan ke foster atau adopter.
Baca juga: [Apa Itu Animal Rescue? Peran Relawan dalam Menolong Hewan Jalanan]
Jenis Rescue Berdasarkan Kondisi Darurat
1. Rescue Hewan saat Bencana Alam
Relawan rescue bergerak cepat saat banjir, kebakaran hutan, gempa, atau erupsi terjadi. Mereka memasuki area terdampak untuk mengambil hewan yang tidak bisa keluar.
Relawan biasanya melakukan:
- Mengangkat hewan dari zona berbahaya.
- Mengobati luka ringan di lokasi.
- Mengirim hewan ke pos evakuasi.
Selain itu, mereka menggunakan alat keselamatan lengkap karena kondisi sering berubah-ubah.
2. Rescue Hewan Terlantar di Jalan
Selanjutnya, relawan rescue aktif mencari hewan yang sakit, terluka, atau kelaparan di jalanan. Mereka mengamati gerak-gerik hewan untuk menentukan cara penanganan yang tepat.
Contoh kasus yang sering mereka temui:
- Kucing tertabrak motor.
- Anjing dibuang di pinggir jalan.
- Kitten menangis tanpa induk.
Selain itu, banyak relawan membiayai perawatan hewan dari uang pribadi.
3. Rescue Hewan dari Area Berbahaya
Relawan rescue juga menolong hewan yang masuk ke tempat sulit. Misalnya, mereka mengevakuasi kucing dari gorong-gorong atau mengambil anjing dari lokasi konstruksi.
Selain itu, mereka membawa alat seperti jaring, carrier, dan tongkat penangkap agar evakuasi berlangsung aman.
Jenis Rescue Berdasarkan Kasus Kekerasan
1. Rescue Korban Kekerasan (Abuse Case Rescue)
Relawan rescue menerima laporan kekerasan dan segera bergerak ke lokasi. Mereka mengamankan hewan, kemudian membawa hewan tersebut ke dokter.
Contoh kasus kekerasan:
- Pemilik memukul hewan.
- Tetangga mengikat hewan di luar rumah tanpa makan.
- Hewan disiksa lalu dibuang.
Selain itu, relawan sering bekerja sama dengan pihak berwajib untuk menangani pelaku.
2. Rescue Kasus Penelantaran (Neglect Case Rescue)
Dalam kasus penelantaran, relawan menemukan hewan yang tidak mendapatkan perawatan layak. Mereka segera membawa hewan ke tempat aman.
Tanda-tanda hewan terlantar yang relawan temui:
- Tubuh kurus dan dehidrasi.
- Kandang kotor dan bau.
- Tidak ada makanan selama berhari-hari.
Selain itu, relawan membantu hewan memulihkan kondisi mental.
Jenis Rescue Berdasarkan Lingkungan
1. Urban Rescue
Di kota besar, relawan rescue menangani banyak hewan liar dan hewan peliharaan yang tersesat.
Ciri urban rescue:
- Relawan sering menerima laporan dari warga.
- Mereka bergerak cepat ke lokasi padat penduduk.
- Mereka menangani kasus yang muncul setiap hari.
Selain itu, kondisi kota membuat hewan lebih rentan stres sehingga relawan harus bergerak hati-hati.
2. Rural Rescue
Di daerah pedesaan, relawan rescue mengatasi kasus dengan jarak lokasi yang lebih jauh.
Kasus umum rural rescue:
- Hewan ternak jatuh ke parit.
- Anjing hilang di area kebun.
- Kucing liar berkembang tanpa kontrol.
Selain itu, relawan membutuhkan kendaraan memadai untuk menjangkau lokasi terpencil.
3. Wildlife Rescue
Relawan wildlife rescue menolong hewan liar yang mengalami cedera atau masuk ke permukiman.
Contoh hewan yang mereka selamatkan:
- Burung yang tersangkut benang.
- Biawak masuk ke dapur rumah.
- Kelelawar terjebak di plafon.
Menurut sumber umum seperti Wikipedia, wildlife rescue memerlukan teknik penanganan khusus agar hewan tidak panik atau menyerang.
Jenis Rescue Berdasarkan Spesies Hewan
1. Cat Rescue
Tim cat rescue fokus menangkap dan menyelamatkan kucing liar atau kucing peliharaan yang terlantar.
Mereka sering menangani:
- Kitten yang dibuang.
- Kucing sakit di parkiran.
- Koloni kucing yang butuh program TNR.
Selain itu, relawan cat rescue membutuhkan banyak foster untuk pemulihan kucing.
2. Dog Rescue
Dog rescue menolong anjing yang tersesat, dianiaya, atau dibuang.
Kasus yang sering mereka temui:
- Anjing korban breeding ilegal.
- Anjing senior yang pemiliknya tinggalkan.
- Anjing besar yang kelaparan.
Selain itu, mereka menyediakan pelatihan perilaku sebelum anjing diadopsi.
3. Exotic Rescue
Relawan exotic rescue menolong hewan peliharaan unik yang dibuang atau hilang.
Contohnya:
- Iguana yang kabur.
- Kura-kura air yang dibuang di selokan.
- Sugar glider tanpa pemilik.
Selain itu, mereka memastikan hewan mendapat habitat yang sesuai.
Perbedaan Proses Kerja Tiap Jenis Rescue
1. Kecepatan Penanganan
Relawan rescue bencana bergerak secepat mungkin. Rescue jalanan biasanya memiliki sedikit waktu untuk observasi, sedangkan rescue wildlife menunggu koordinasi dari ahli.
2. Tingkat Risiko
- Rescue bencana → risiko ekstrem.
- Rescue jalanan → risiko sedang karena hewan sering ketakutan.
- Rescue wildlife → risiko teknis karena hewan liar sulit diprediksi.
Selain itu, rescue kasus kekerasan memerlukan pendampingan hukum.
3. Peralatan yang Relawan Butuhkan
Setiap jenis rescue memakai peralatan berbeda.
Misalnya:
- Jaring penangkap.
- Sarung tangan anti-gigit.
- Carrier berbagai ukuran.
- P3K hewan.
Selain itu, rescue skala besar menggunakan mobil evakuasi.
Tantangan Umum yang Semua Rescue Hadapi
1. Kekurangan Relawan
Setiap hari muncul kasus baru, dan relawan sering kewalahan.
2. Dana Minim
Biaya perawatan medis, pakan, dan transportasi sangat besar.
3. Hewan Trauma
Hewan yang pernah disiksa membutuhkan waktu lama untuk kembali percaya.
Cara Masyarakat Membantu Rescue
1. Donasi
Donasi membantu membayar pengobatan dan pakan.
2. Fostering
Foster mempercepat pemulihan hewan yang diselamatkan.
3. Melapor Cepat
Melapor dengan detail membantu relawan bertindak lebih efisien.
Penutup: Semua Jenis Rescue Berperan Menyelamatkan Banyak Nyawa
Setiap jenis rescue memiliki peran penting dalam menyelamatkan hewan dari bahaya. Selain itu, relawan bekerja keras agar hewan mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, dukungan masyarakat sangat membantu memperkuat gerakan penyelamatan hewan.
Ingin mengenal lebih banyak tentang dunia rescue? Baca artikel edukasi lainnya di website kami!


