Gejala Parvo pada Anjing: Tanda Awal, Penyebab, dan Cara Menanganinya

Gejala Parvo pada anjing sering muncul tanpa disadari, terutama pada pemilik baru. Penyakit ini menyerang sistem pencernaan dan dapat berkembang cepat dalam hitungan hari. Oleh karena itu, mengenali tanda awal sangat penting agar anjing bisa mendapatkan penanganan tepat. Artikel ini membahas gejala, penyebab, diagnosis, serta langkah pencegahannya dengan bahasa yang mudah dipahami.


Apa Itu Parvo pada Anjing?

Parvo adalah penyakit menular yang menyerang usus dan sistem imun. Virus ini sangat kuat dan dapat bertahan lama di lingkungan rumah.

Bagaimana Virus Menyebar?

  • Kontak dengan feses terinfeksi.
  • Benda yang terkontaminasi, seperti alas kandang.
  • Pakaian atau sepatu manusia yang membawa virus.

Selain itu, anjing yang belum vaksin memiliki risiko jauh lebih tinggi.


Gejala Parvo pada Anjing yang Harus Diwaspadai

Gejala awal sering terlihat ringan. Namun, kondisi bisa memburuk sangat cepat.

Tanda Awal yang Sering Terlewat

  • Lemas dan enggan bermain.
  • Hilang nafsu makan.
  • Demam ringan.

Gejala Parah yang Muncul Berikutnya

  • Muntah berulang.
  • Diare berbau menyengat, sering bercampur darah.
  • Dehidrasi berat.
  • Penurunan berat badan.

Baca juga: [Jenis Alergi Anjing: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya Secara Lengkap]


Faktor Risiko Parvo pada Anjing

Beberapa kondisi meningkatkan kemungkinan infeksi.

Anjing yang Rentan Terkena Parvo

  • Usia 6–20 minggu.
  • Belum vaksin lengkap.
  • Tinggal di lingkungan padat hewan.
  • Sering bermain di luar tanpa pengawasan.

Selain itu, anjing ras tertentu seperti Rottweiler dan Doberman lebih rentan.


Perbedaan Gejala Parvo dengan Penyakit Lain

Kadang pemilik sulit membedakan Parvo dengan penyakit pencernaan lainnya.

Perbedaan Utama

  • Parvo: diare darah dan dehidrasi cepat.
  • Gastroenteritis biasa: biasanya tanpa darah.
  • Cacingan: muntah lendir putih dan perut buncit.

Namun, tes laboratorium tetap cara terbaik untuk memastikan diagnosis.


Bagaimana Dokter Hewan Mendiagnosis Parvo pada Anjing?

Diagnosis cepat sangat membantu meningkatkan peluang hidup.

Metode Pemeriksaan Umum

  • Tes antigen dari sampel feses.
  • Tes darah untuk melihat elektrolit dan sel darah putih.
  • Pemeriksaan fisik menyeluruh.

Selain itu, beberapa klinik memakai PCR untuk hasil lebih akurat.


Penanganan Parvo pada Anjing

Tidak ada obat yang membunuh virus Parvo langsung. Namun, perawatan intensif dapat menyelamatkan hidup anjing.

Langkah Pengobatan yang Umum Dilakukan

  • Infus untuk menjaga cairan tubuh.
  • Obat anti-muntah dari dokter.
  • Antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder.
  • Nutrisi tambahan melalui selang jika perlu.

Namun, rawat inap sering menjadi pilihan terbaik agar pemantauan lebih ketat.


Perawatan Anjing di Rumah Setelah Sembuh dari Parvo

Proses pemulihan membutuhkan waktu dan perhatian ekstra.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Berikan makanan lunak dan mudah dicerna.
  • Batasi aktivitas agar tubuh pulih lebih cepat.
  • Jaga kebersihan lantai dan kandang.
  • Hindari kontak dengan anjing lain selama 2–3 minggu.

Selain itu, pastikan anjing menerima vitamin sesuai anjuran dokter.


Pencegahan Parvo pada Anjing

Pencegahan adalah langkah paling efektif untuk melindungi anjing dari Parvo.

Cara Pencegahan Terbaik

  • Vaksinasi lengkap dan tepat waktu.
  • Membersihkan kandang dengan disinfektan khusus.
  • Tidak membawa puppy ke tempat ramai sebelum vaksin lengkap.
  • Menghindari kontak dengan feses anjing lain.

Baca juga: [Leptospirosis pada Anjing: Penyakit Berbahaya di Musim Hujan & Cara Mencegahnya]


Apakah Parvo pada Anjing Menular ke Manusia?

Virus Parvo khusus anjing tidak menular ke manusia. Namun, manusia dapat membawa virus melalui pakaian atau sepatu.

Cara Penularan Tidak Langsung

  • Menyentuh benda terkontaminasi.
  • Menginjak area yang terkena feses lalu masuk rumah.

Oleh karena itu, kebersihan menjadi faktor penting untuk menekan penyebaran.


Mitos Seputar Parvo pada Anjing

Beberapa mitos membuat pemilik ragu dalam mengambil tindakan.

Fakta yang Perlu Diluruskan

  • Parvo tidak bisa sembuh hanya dengan vitamin.
  • Parvo bukan penyakit musiman.
  • Parvo tidak bisa hilang tanpa perawatan intensif.

Selain itu, puppy sehat tetap dapat tertular jika lingkungannya terkontaminasi.


Penutup

Parvo pada anjing adalah penyakit serius yang membutuhkan tindakan cepat. Dengan memahami gejala awal dan langkah pencegahannya, pemilik dapat menurunkan risiko secara signifikan. Jika Anda ingin membaca artikel lain tentang kesehatan anabul atau mencari produk perawatan anjing, jelajahi halaman kami berikutnya untuk informasi lengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *